Sabtu, 01 September 2012

Pendapatan Nasional


PENDAPATAN NASIONAL

Pendapatan nasional adalah penjumlahan biaya hidup dalam setahun. Pendapatan nasional merukan ukuran dari nilai total barang dan jasa yang dihasilkan suau negara dalam kurun waktu tertentu yang biasanya satu tahun yang dinyatakan dalam satuan uang.

A.   Konsep - Konsep Perhitungan Nasional
·         Produk Domestik Bruto (GDP)
Produk domestik bruto (Gross Domestic Product) merupakan jumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara (domestik) selama satu tahun. Dalam perhitungan GDP ini, termasuk juga hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan/orang asing yang beroperasi di wilayah negara yang bersangkutan. Barang-barang yang dihasilkan termasuk barang modal yang belum diperhitungkan penyusutannya, karenanya jumlah yang didapatkan dari GDP dianggap bersifat bruto/kotor.
GNP + n = GDP
  
·         Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)
Produk domestik regional bruto adalah jumlah nilai tambah atau nilai barang atau jasa akhir yang dihasilkan seluruh unit usaha dalam satu daerah dalam satu tahun tertentu.

·         Produk Nasional Bruto (GNP)
Produk Nasional Bruto (Gross National Product) atau PNB meliputi nilai produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara (nasional) selama satu tahun; termasuk hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara yang berada di luar negeri, tetapi tidak termasuk hasil produksi perusahaan asing yang beroperasi di wilayah negara tersebut.
GDP – n = GNP
·         Produk Nasional Neto (NNP)
Produk Nasional Neto (Net National Product) adalah GNP dikurangi depresiasi atau penyusutan barang modal (sering pula disebut replacement). Replacement penggantian barang modal/penyusutan bagi peralatan produski yang dipakai dalam proses produksi umumnya bersifat taksiran sehingga mungkin saja kurang tepat dan dapat menimbulkan kesalahan meskipun relatif kecil.
NNP = GNP – Penyusutan ( depresiasi )

·         Pendapatan Nasional Neto (NNI)
Pendapatan Nasional Neto (Net National Income) adalah pendapatan yang dihitung menurut jumlah balas jasa yang diterima oleh masyarakat sebagai pemilik faktor produksi. Besarnya NNI dapat diperoleh dari NNP dikurang pajak tidak langsung. Yang dimaksud pajak tidak langsung adalah pajak yang bebannya dapat dialihkan kepada pihak lain seperti pajak penjualan, pajak hadiah, dll.
NNI = NNP – Pajak Tidak Langsung

·         Pendapatan Perseorangan (PI)
Pendapatan perseorangan (Personal Income)adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh setiap orang dalam masyarakat, termasuk pendapatan yang diperoleh tanpa melakukan kegiatan apapun. Pendapatan perseorangan juga menghitung pembayaran transfer (transfer payment). Transfer payment adalah penerimaan-penerimaan yang bukan merupakan balas jasa produksi tahun ini, melainkan diambil dari sebagian pendapatan nasional tahun lalu, contoh pembayaran dana pensiunan, tunjangan sosial bagi para pengangguran, bekas pejuang, bunga utang pemerintah, dan sebagainya.
PI = NNI – ( Pajak perusahaan + Laba ditahan + Iuran jaminan sosial ) + transfer payment

·         Pendapatan yang siap dibelanjakan (DI)
Pendapatan yang siap dibelanjakan (Disposable Income) adalah pendapatan yang siap untuk dimanfaatkan guna membeli barang dan jasa konsumsi dan selebihnya menjadi tabungan yang disalurkan menjadi investasi. Disposable income ini diperoleh dari personal income (PI) dikurangi dengan pajak langsung. Pajak langsung (direct tax) adalah pajak yang bebannya tidak dapat dialihkan kepada pihak lain, artinya harus langsung ditanggung oleh wajib pajak, contohnya pajak pendapatan.    
DI = PI – Direct tax ( Pajak Penghasilan )

B.   Pendapatan Nasional
Ø  Tujuan dan Manfaat Perhitungan Pendapatan Nasional
·         Tujuan Perhitungan Pendapatan Nasional
o   Mengukur tingkat kemakmuran
o   Mengetahui struktur perekonomian
o   Mengetahui pertumbuhan perekonomian
o   Membandingkan perekonomian antar negara atau antar daerah
o   Merumuskan kebijakan pemerintah
·         Manfaat Perhitungan Pendapatan Nasional
o   Mengetahui susunan perekonomian suatu negara
o   Sebagai pedoman pelaksanaan pembangunan
o   Merumuskan kebijakan pemerintah
o   Mengembangkan perekonomian dari waktu ke waktu
o   Mengetahui penggunaan pendapatan masyarakat
o   Membandingkan perekonomian antar negara atau antar daerah


Ø  Perhitungan Pendapatan Nasional
·         Metode Produksi
Pendapatan nasional merupakan penjumlahan dari seluruh nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh sector ekonomi masyarakat dalam periode tertentu.
·         Metode Pendapatan
Pendapatan nasional merupakan hasil penjumlahan dari seluruh penerimaan (rent, wage, interest, profit) yang diterima oleh pemilik factor produksi adalam suatu negara selama satu periode.
NI = r + w + i + p
·         Metode Pengeluaran
Pendapatan nasional merupakan penjumlahan dari seluruh pengeluaran yang dilakukan oleh seluruh rumah tangga ekonomi (RTK,RTP,RTG,RT Luar Negeri) dalam suatu Negara selama satu tahun.
NI = C + I + G + (X – M)
Keterangan :
NI / Y  : National Income ( pendapatan nasional )
VA      : Vallue Added ( nilai tambah )
N         : Jumlah sektor dalam perekonomian
r           : rent ( sewa )
w         : wage ( upah )
i           : interest ( bunga )
p          : profit ( laba )
C          : Consumption ( konsumsi rumah tangga )
I           : Investment ( investasi )
G         : Government Expenditure ( pengelaran pemerintah )
X         : Export
M         : Import

C.   Pendapatan Per Kapita
Ø  Pengertian Pendapatan per Kapita
Pendapatan perkapita adalah besarnya pendapatan rata-rata penduduk di suatu negara. Pendapatan perkapita didapatkan dari hasil pembagian pendapatan nasional suatu negara dengan jumlah penduduk negara tersebut. Pendapatan perkapita juga merefleksikan PDB per kapita. Pendapatan perkapita sering digunakan sebagai tolak ukur kemakmuran dan tingkat pembangunan sebuah negara; semakin besar pendapatan perkapitanya, semakin makmur negara tersebut. Perkapita didapatkan dari hasil pembagian pendapatan nasional suatu negara dengan jumlah penduduk negara tersebut

·        Dilihat dari Komponen Produk Domestik Bruto ( GDP )
Rumus : PDB per kapita =
·        Dilihat dari Komponen Produk Nasional Bruto ( PNB )
Rumus : PNB per kapita =
Untuk mengetahui peningkatan pendapatan per kapita dapat digunakan rumus :
G =
Keterangan :
G         : pertumbuhan pendapatan per kapita yang dinyatakan dengan %
Ypn     : pendapatan per kapita pada tahun n
Ypn-1  : pendapatan per kapita sebelum tahun ke-n

Ø  Perbandingan Pendapatan Nasional dan Pendapatan per Kapita Negara Indonesia dengan Negara - Negara lain
Pendapatan per kapita merupakan salah satu indikator tentang kemampuan yang telah dicapai oleh negara dalam memenuhi kebutuhan masyarakatnya. Hal ini berarti jika pendapatan per kapita rendah, maka kemampuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya juga rendah dan sebaliknya. Bank dunia menetapkan dasar pendapatan per kapita negara yang dikelompokkan menjadi 4 kelompok yaitu :
No
Kelompok Negara
Pendapatan per kapita ( US$ )
1
Pendapatan rendah
<765
2
Pendapatan menengah ke bawah
766 – 3.035
3
Pendapatan menengah tinggi
3.36    – 9.385
4
Pendapatan tinggi
>9.386

Manfaat dari perhitungan pendapatan per kapita :
·         Untuk melihat tingkat perbandingan kesehjateraan masyarakat suatu Negara dari tahun ke tahun.
·         Sebagai data perbandingan tingkat kesehjateraan suatu Negara dengan Negara lain
·         Sebagai perbandingan tingkat standar hidup suatu Negara dengan Negara lainnya
·         Sebagai data untuk mengambil kebijakan di bidang ekonomi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar